<< January 2012 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed

Nov 7, 2010
cinta ku satu..

SATU CINTA

Ku memohon dalam sujudku pada-Mu
Ampunkanlah segala dosa dalam diri
Ku percaya Engkau bisa meneguhkan
Pendirianku…
Keimananku…

 
Engkau satu cinta
Yang selamanya aku cari
Tiada waktu ku tinggalkan
Demi cintaku kepada-Mu
Walau seribu rintangan
Kan menghadang dalam diri
Ku teguhkan hati ini
Hanya pada-Mu
Ku pasrahkan…
Oh Tuhan…
selamatkanlah hamba ini
Dari segala fatamorgana dunia
Oh Tuhan…
jauhkanlah hamba ini
Dari hidup yang sia-sia

 

 



Posted at 09:19 am by lyanna_abm
Make a comment  

Nov 1, 2010
Ku Mohon Maaf Pada Semua...

Hinanya aku dimatamu

Bila hati ingin berlagu, lagu bukan ria, tapi duka lara bernada sayu…bila hati mahu bicara, bukan gelak ketawa…tapi penuh makna. Ya Allah, aku luahkan ini buat pemujuk hatiku, Kau pujuk hatiku bila aku bicara padaMu, Kau menyahutku..lantas Kau nasihatkan diriku secara halus…terima kasih Allah…aku yang lupa sebenarnya Kau yang paling dekat denganku…

Apa yang mahu kubicarakan? ini bicara sang hati…org nampak hatiku keras umpama batu permata tulen, orang nampak lagakku gagah kalah sang semut…Tapi, sang hati ini, bila disentuh, lantas terus mengalir butir permata, sang hati ini bila dijentik maka luka berdarah lambat pulih kembali lah ia….mampu kukira siapa yang pernah berdarah denganku, mampu kukira siapa yang aku darahkan…tapi Ya Allah, aku redha, mungkin dengan ujian ini Kau mahu menyucikan aku dari dosa ku…walau org acapkali berkata ‘Kenapa awak selalu ada masalah dengan orang?’ aku tersentak sebentar….aku tiada jawapan untuk itu, tapi katanya mungkin sebab  diriku, mungkin sebab hubunganku denganMu Ya Allah…aku diam, tidak mengangguk tidak berkata…sunyi tiada bicara…tapi biarlah jawapannya kusemat jauh dalam lubuk hati…biar kukunci tiada terkeluar mengapa…aku mahu dekat denganMu Ya ALlah….tapi mereka kata aku ukhuwah melampau…’melampaukah andai kujumpa bicara Allah? minta nasihat? minta kekuatan…? tapi aku akur…mungkin aku perlu renggangkan sedikit…….aku rasa hina sangat depan mereka Ya Allah, sehina sang penghuni jahannam….aku rasa aku  tak layak berjalan dimuka bumiMu…tapi kau pujuk hatiku, kataMu, Kau  tidak membenciku…terima kasih Allah, lepas itu kataMu, beruntunglah orang yang menyucikan diri…terima kasih ALlah…terima kasih sangat aku tak terucap dengan nikmat pancaindera yang Kau kurniakan ini mampuku selongkar apa semua ini…mampu kucari jalan petunjukMu, most of all…Kau kata lagi, jangan hiraukan pandangan manusia. Nabi sendiri pernah tersilap menilai manusia, kisah sorang yang tiada berharta meminta nasihat dari Rasulullah..inikan manusia biasa tiada maksum padanya…Terima kasih Allah kerana memberiku kekuatan dengan ilmuku yang sedikit ini, kuselak kubaca kata2Mu, Kau izinkan aku berada dijalan kebenaran ini sudah terlalu bermakna buatku.

Aku sedar kasarnya aku, aku sedar terlalu berterus terangnya aku…kata Allah pada satu malam, "Diam itu lebih baik". Terima kasih Allah, aku bersyukur dalam keadaan aku suram tanpa cahaya Kau beri dan suluh aku dengan KataMu..terima kasih Allah

 apa yang berlaku itu ada hikmahnya…kita bukan beriman mencari hikmahnya, tapi redha pada ketentuan Allah..Allah yang merencana hidup kita tiap saat tiap detik …terima kasih tanpa diberitahu aku dalam kelemahan dan menyuntik sedikit semangat yang bersisa cuma…terima kasih Allah, aku menghargai segala ketentuanMu ini. Terima kasih Allah. Buat teman-teman yang terserempak disurau tadi…terima kasih..walau kuhadiahkan senyuman buatmu mungkin tidak semesra dulu demi menjaga namamu..tapi mampu kau selak jendela hatiku yang parah. Terima kasih buat sesiapa yang menunjukku jalan kebenaran…Allah cakap tadi, mahukan kamu Aku tunjukkan jalan kebenaran? Kata Allah, jalan kebenaran itu adalah ibarat mendaki gunung yang sukar..Allah dah kata..so readyla wahai diri…takkan kamu dilabel Allah org beriman melainkan kamu diuji Allah. Syurga itu mahal, pasti maharnya juga tidak ternilai…Semoga Allah suluh gelap jalanku..pohonlah dengan Allah agar kita ditunjukkan jalan kebenaran. Ni semua kucatitkan sebagai diari hidupku…bagiku renung untuk perbaiki diri. jangan wahai diri jangan fatimah kamu lupa Allah itu Kekasihmu. Semua nie ditujukan khas buat aku. Bagi yang membaca, sudilah menyuntik semangatku kembali…TERIMA KASIH SEMUA. Alhamdulillah atas apa yang terjadi.


Posted at 09:38 am by lyanna_abm
Make a comment  

Oct 16, 2010
Rahsia hati ku..

 

Disebalik kata..ada rahsia.

Disebalik senyum..ada makna.

Ingin ku bisikkan pada mu, satu hari bila perlu...

 

Biarlah aku menangggung rindu..

Biarkan lah engkau tiada tahu.

Haruskah kasih ku pada mu..zahirnya tak ku lihatkan,

Sedangkan ku tak pasti kau jadi miliki ku. 

 

 


Posted at 06:59 pm by lyanna_abm
Make a comment  

Oct 10, 2010
..MESTIKAH AKE TERUS KARAM,,,

 

SESEKALI  PADA SETIAP KETIKA

 

sesekali pada setiap ketika
segala sisa serpihan kenangan
rebah dikaki malam
memagari mimpi seorang dara setia

sesekali pada setiap ketika
tercatat satu episod
bahtera cinta lama
yang telah karam
tersadai sepi di pantai hati

sesekali pada setiap ketika
tersingkaplah semula
bait-bait bicara lama
menguntum kemesraan
di jendela kesetiaan

sesekali pada setiap ketika
tirai kenangan antara kita
bermain di layar ingatan
dan mengundang aku
bersendirian
dalam meneruskan kembara ini
meskipun tanpamu disisi



Posted at 09:57 pm by lyanna_abm
Make a comment  

Sep 26, 2010
penantian yang tak pasti

 

Menunggu kepastian yang tak pasti

Aku tetap tersandarkan di samping tempat tidurku, entah apa yang ku bayangkan. Aku tetap memikirkan arah kisah cintaku. Ini yang siap hari kulakukan setelah sholat Isya’, memikirkan hal yang tak pasti. Walaupun selalu ada di setiap doa-doaku, bayangan tentangnya tak pernah lepas dariku.


Posted at 11:39 pm by lyanna_abm
Make a comment  

Sep 23, 2010
..andaiku tahu

 Aku Lebih Tahu

seandainya ku tahu..
dari awal lagi kukunci hatiku..
sebelum terukirnya namamu..
dalam setiap aliran darah dan sarafku..

seandainya kutahu..
akan kutepis jauh cintamu..
agar aku tak terguris dek sembilu..
menambah luka di hati nan satu..

seandainya kutahu..
kata janji bak hembusan bayu..
hilang di bawa angin yang lalu..
dusta menjadi mainan hidupmu..
telah kujauhkan cintaku darimu..

seandainya kutahu..
kau tak mungkin jadi pilihanku..
dulu.. kini .. selamanya ku tak mampu..
untuk memiliki dirimu..
tak mungkin jua dapat ku sakiti diriku..
hanya kerana dirimu yg penuh palsu..

Posted at 11:48 am by lyanna_abm
Make a comment  

Sep 21, 2010
...seorang gadis..

Seorang gadis yang tersipu malu

 

Seorang gadis yang tersipu malu, sendirian tersenyum di kerudung malam. Gaun biru muda jahitan ibu, membalut mesra putih kulitnya. Dia duduk manis di bibir pintu. Sebatang pena di tangan, selembar kertas dan seguris rasa di hati. Dipujuk jiwa segera beradu agar dingin hadir dalam lembut memujuk. Ingin digoreskan tentang apa yang belum sempat terasakan. Tentang langit malam yang dihiasi angan-angan dan tentang rembulan bergegas lewat tanpa jawab. Lalu dituliskan...

 

Di ruang rindu ini

aku kembali bertamu.

 

Di antara ribuan bintang-bintang

yang terhias di dada langit,

Kejora biru itukah untukku?

 

Pesanlah ia agar segera kemari

walau cuma di lewat mimpi-mimpi

pada setiap lena tidurku.

 

Telah ada keresahan

yang terbenam

dalam rindu yang tertahan

dan cinta itu tersembunyi

jauh di dasar hati.

 

Dingin ini telah terlalu lama

menjadi teman bicaraku.

 

Entah pada suatu ketika, angin membawa dia ke dakapan cinta. Merangkul aroma resahnya dengan tangan sepenuh hasrat. Sehingga waktu saling menyuapi lagu dan puisi. Cintanya terdampar di hamparan sahara, melintasi kehausan dengan nafas pahit. Sebagai putik bunga dengan segala kemabukan berwarna biru.

 

Dan saat itu juga dia masih menanti kejora mengirim cinta. Dia menanti dan terus menanti. Apakah hari ini juga seperti hari-hari semalam, hanya sepi yang berkirim salam. Telah berulang dikirim isyarat rindu lewat sang pungguk merayu bulan. Di ranting kasih yang berombak lembut, telah terbawa sungai ke hujung matanya. Rindu itu melambai lagi, menjadi sembilu membalut sepinya.

 

Walau harapan terus layu

diri perit dihempas waktu
walau impian terus membayang

aku ingin terus  menyintaimu.

Aku ingin menyintaimu
walau hati terus didera pilu
kepedihan yang terus bergulir
namamu kian jelas terukir.

Cinta seharusnya membahagiakan
Karena hidup itu anugerah Illahi

kehidupan harus berjalan
dan aku harus bertahan

dengan atau tanpamu.

Dia mulai ragu saat tersapa cinta, dan kini mula terhirup rindu yang menyesakkan dada. Ketika hati mula berbicara, lorong  dihadapannya itu hampa. Dia terlena mencari makna dari kerlingan mata dan sentuhan yang membiru. Cintakah itu? Saat ku tatap matamu, terpesona dan hanya hati berkata-kata. Cintakah itu? Saat dirimu mula pergi, terasa semangat layu tak bermaya. Cintakah itu? saat rindu mencengkam jiwa, sepi, dan menyakitkan. Jika sememangnya cinta itu satu perasaan yang membahagiakan, kenapa dirinya sangat derita? Maka dicoretkan lagi tentang resah.


Saat hatiku tersentuh dia
ada pijar yang terbentang

lorong mendatang  itu sulit

berliku dan kelam tanpa ehsan

perisaiku kekuatan yang redha

 

Masih kupegang erat

dan  telah kuhalangi waktu

biar segan berlalu

segera memelukku erat
dengan mata terpejam

dan hati menggumam
 

Maafkanlah dia kerana telah membisu. Cinta itu membuat dia kehilangan kata-kata. Ada geriji ilusi yang memenjarakan kata. Diam dalam resah itu adalah dia. Seorang dia, yang sering tertambat kunci di rantai keberanian. Terseksa dalam rasa menghimpit tanpa undang. Dia yang tersipu malu masih menanti kejora menghulur pelangi.

 

Aku bukanlah sesiapa

dalam hidupmu

namun aku tetap

seseorang yang kau kenal

seorang yang pernah

kau lamarkan cinta

lewat selaksa puisi-puisimu.

 

Maafkan aku kerana membisu

diamku itu  mahu sang dara

yang kali pertama disapa teruna.


Gelombang asmara itu datang lagi, bahkan menyapa lebih awal tengah malam mengetuk  pintu hati saat gejolak asmaranya bergelora. Dia masih semekar melati. Angin dari gundah dadanya, bergegas terbang mendesir ikuti hati bergoyang derukan gerak  membuat  fikiran terbuai  menangkap setiap pesan muncul.


Di bawah pancar rembulan, irama mengalunkan lagu,  nyanyikan lagu rindu pada syurga yang kabur. Senyum yang selalu terkembang, sinari kegalauan jiwa menikmati perjalanan geraknya. Barangkali hidup seperti seorang penari laut menarikan pesan hati yang selalu bergolak  berharap akan ada yang datang dan memberi erti lalu ikuti gerak dan tenggelam dalam waktu raga menghilang, jiwa terbang menuju tanah impian.

 

Sekeping hati pun bertanya lagi tentang cinta pagi ini, senyum manis kembali menghampiri, mengetuk dan bertamu pada ketulusan diri. Sekeping hati kembali menjamu. Langit akan selalu mencintai bumi dengan sinar mentari dan air hujannya. Cinta umpama sebongkah rindu yang tak pernah terselesaikan. Rasa ini menjadi teristimewa untuk diri seperti senja terbit kembali

 

Dia ingin diterbangkan angin keluar dari cinta yang hanya sebentuk dinding dingin. Dicuba berlari mengejar bayangan yang sering datang menghantui. Terhempas dia dalam keinginan kalbu. Dipeluk ranting tua untuk hembuskan angin, agar dapat melayangkan hati terbang dalam langit cinta.  Hanya yang dia ingin, angan ini bersambut.

 

 

AKu ingin mengarungi samudera rasa
berlayar dalam biduk asmara
menuju ke suatu pulau cinta
rinduku yang tersisih
sunyiku yang berpatah
lidah ku biar bernyanyi

Alam pasti  berbisik

suatu hari kami akan menerbangkanmu

ke angkasa menuju kejora
bintang itu sangat gemerlap
menerangi dengan kilauan nyata
Kami akan membawamu kepadanya

 

Aku pun terpana
tanpa mampu mensyairkan kata
tapi aku tau

itu pertanda cinta

Seorang gadis yang tersipu malu itu kehabisan dakwat. Penanya telah kering. Lembaran kertas itu masih banyak yang kosong. Masih rindu itu belum terjawab. Dia lelah menjawab diri. Perlukah disalahkan diri yang tersipu atau takdir itu yang enggan berbicara dengannya. Malu itu tidak percuma, ia  datang dengan harga mahal perlu dibayar.

 

Dia memutus untuk terus di situ, menunggu dengan asa, walau apa jua harga yang perlu dibayar. Dia seorang gadis yang tersipu malu


Posted at 10:36 am by lyanna_abm
Make a comment  

Sep 20, 2010
SALAH KAH AKU MENYINTAI DIRI MU?

~akukah yg bersalah~

Akukah yg besalah...
Kerna menyambut huluran darimu
Kerna mengisi ruang kekosongan dihatimu
Kerna berjanji pada diriku..
Ku kan setia padamu

Akukah yg bersalah
Di saat hati ini merindumu
Di saat hati ini menyayangimu
Tanpaku sedari
Hatimu milik orang
Hatimu tak mungkin berpaling

Akukah yg bersalah
Aku hanya pengganti
Aku hanya insan ketiga
Aku hanya persinggahan

Akukah yg bersalah
Saat ini aku tak mampu meluahkan yg terbuku
Saat ini aku hanya memerhati
Saat ini aku keseorangan
Saat ini aku cuba mencuri perhatian mu
Saat ini aku sedari hatimu jauh dariku

Akukah bersalah
Bukan aku meminta segalanya berlaku
Bukan aku ingin kasihmu
Bukan aku meminta ditemukan
Bukan aku menghulur kasih

Segalanya kusedari
Pabila aku menyayangimu
Pabila aku mengharapmu
Pabila aku setia padamu..

Berikan aku kekuatan ... ... ..


Posted at 08:26 pm by lyanna_abm
Make a comment  

Sep 9, 2010
Salam Lebaran Buat Semua Kenalan

Selamat Hari Raya 2010



Posted at 10:15 am by lyanna_abm
Make a comment  

Sep 8, 2010
nikmat nyer......

Nikmat Ramadhan

Ramadhan
yang lazat
rasanya begitu sedap
rasanya begitu enak
rasanya begitu manis.

Nikmat puasa
pada pagi hari
menahan lapar
dan dahaga
mengisinya dengan
kerohanian.

Nikmat solat tarawih
pada malam hari
menghadap Tuhan yang Esa
dengan rohani yang khusyuk
bersama keimanan,
kehambaan dan ketaqwaan.

Begitu nikmatnya
bulan Ramadhan ini
nikmat yang tiada terhingganya
terasa insaf
tersa hamba
terasa asyik
terasa bertuhan
terasa cinta.

Ramadhan
hampir menutup tirainya
pergi meninggalkan kesan
yang mendalam
dan Syawal pun
membuka tabirnya.

Posted at 06:17 pm by lyanna_abm
Make a comment  

Next Page